Bitcoin dan Ethereum Melonjak Pasca Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran

CAPITALNEWS.ID – Harga Bitcoin dan Ethereum mengalami kenaikan signifikan pada Senin, 15 Juni 2026, dipicu oleh berita positif mengenai kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang akan ditandatangani dalam waktu dekat minggu ini.

Bitcoin (BTC-USD) dibuka pada harga $65.710,09 pada Senin pagi, naik 2% dibandingkan dengan harga pembukaan hari Minggu. Pada pukul 07:33 pagi waktu ET, harga Bitcoin meningkat lebih lanjut ke level $66.157,11. Kinerja Bitcoin minggu ini menunjukkan peningkatan sebesar 3,9% dibandingkan dengan seminggu sebelumnya, meskipun dalam sebulan terakhir masih mengalami penurunan 18,9%, dan dalam setahun terakhir turun 37,7%.

Ethereum (ETH-USD) membuka perdagangan hari Senin pada harga $1.724,44, meningkat 2,6% dari harga pembukaan hari Minggu. Pada waktu yang sama, harga Ethereum naik menjadi $1.762,41. Ethereum menunjukkan peningkatan 2,3% selama seminggu terakhir, tetapi masih mencatat penurunan 24,4% dalam satu bulan dan 31,9% dalam satu tahun terakhir.

Pasar crypto bereaksi positif terhadap perkembangan geopolitik yang menguntungkan. Dengan berita kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran, tidak hanya pasar cryptocurrency yang mengalami rally, tetapi juga saham, logam mulia, dan minyak merespons dengan sentimen positif. Harga pembukaan Bitcoin dan Ethereum pada pagi hari Senin ini mencapai level tertinggi sejak awal Juni.

Analisis pasar menunjukkan bahwa jika kedua belah pihak melanjutkan momentum menuju perjanjian damai final dan membuka kembali Selat Hormuz, kemungkinan besar harga cryptocurrency akan terus mengalami peningkatan dalam beberapa hari mendatang. Sentiment positif ini didasarkan pada harapan berkurangnya ketegangan geopolitik yang selama ini memicu volatilitas di pasar global.

Pencapaian Rekor Historis Bitcoin dan Ethereum

Pada catatan sejarah, Bitcoin mencapai harga tertinggi sepanjang masa sebesar $126.198,07 pada tanggal 6 Oktober 2025. Sementara itu, harga terendah Bitcoin yang pernah tercatat adalah $0,04865 pada 14 Juli 2010 saat awal peluncuran cryptocurrency pertama ini.

Ethereum juga memiliki pencapaian rekor tertinggi sebesar $4.953,73 yang diraih pada 24 Agustus 2025. Harga terendah Ethereum dalam sejarahnya adalah $0,4209 yang terjadi pada 21 Oktober 2015.

Memahami Mekanisme Bitcoin sebagai Mata Uang Digital

Bitcoin merupakan jenis cryptocurrency atau mata uang digital yang keberadaannya hanya ada dalam bentuk digital tanpa pengawasan dari pemerintah atau lembaga perbankan. Berbeda dengan mata uang nasional seperti dolar Amerika Serikat, euro Uni Eropa, dan dolar Kanada yang memiliki versi fisik dan dikeluarkan oleh pemerintah masing-masing negara.

Sistem Bitcoin bergantung pada buku besar digital publik yang menyakinkan dan mencatat setiap transaksi serta memverifikasi kepemilikan Bitcoin. Buku besar ini disebut blockchain dan didistribusikan secara global—artinya terdesentralisasi—di seluruh jaringan server di berbagai belahan dunia.

Desentralisasi merupakan aspek fundamental dari cryptocurrency. Karakteristik ini memfasilitasi pembayaran peer-to-peer tanpa perantara perbankan, meningkatkan keamanan, dan memberikan perlindungan terhadap upaya manipulasi pasar. Setiap transaksi dicatat secara transparan dalam blockchain yang tidak dapat diubah atau dipalsukan.

Cara Membeli Bitcoin di Tahun 2026

Terdapat beberapa cara untuk membeli Bitcoin sesuai preferensi investor. Pertama, melalui pertukaran cryptocurrency (crypto exchange) yang menyediakan platform perdagangan langsung. Kedua, melalui aplikasi fintech yang menawarkan akses mudah ke perdagangan cryptocurrency. Ketiga, melalui perusahaan pialang tradisional yang memungkinkan investor membeli Bitcoin ETF (Exchange-Traded Fund) yang melacak harga Bitcoin.

Sebelum melakukan transaksi, penting bagi setiap investor untuk memutuskan apa yang sebenarnya diinginkan: apakah kepemilikan penuh Bitcoin dengan kunci pribadi eksklusif, atau sekadar eksposur harga dalam sistem yang familiar dan teregulasi.

Penting untuk diingat bahwa Bitcoin tetap merupakan aset berisiko tinggi dengan volatilitas yang sangat tinggi dibandingkan dengan banyak investasi lainnya. Harga dapat melonjak atau turun drastis dengan cepat, kadang tanpa peringatan sebelumnya. Bagi investor yang mempertimbangkan membeli Bitcoin, volatilitas harus dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari investasi di aset ini. Investor harus memiliki tolerance risk yang cukup dan pemahaman mendalam tentang pasar sebelum mengambil keputusan investasi.

Pertumbuhan ekosistem cryptocurrency terus berkembang, dan semakin banyak institusi tradisional yang mulai mengakui nilai Bitcoin sebagai store of value yang alternative. Namun demikian, investor retail harus tetap berhati-hati dan melakukan riset menyeluruh sebelum mengalokasikan dana mereka ke dalam aset digital ini.

Artikel ini merupakan rangkuman berita pasar modal Indonesia.

(JW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button