CDIA Akuisisi 40% Saham AMP Senilai Rp1,4 Triliun

CAPITALNEWS.ID – Emiten milik pengusaha Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), melalui entitas anak usahanya PT Chandra Shipping International (CSI), telah mengumumkan rencana akuisisi signifikan di sektor maritim. Perusahaan berencana mengakuisisi 40% saham PT Armada Maritim Persada (AMP) dengan nilai investasi mencapai US$90 juta atau setara Rp1,4 triliun.
Transaksi strategis ini dilakukan melalui mekanisme pengambilalihan saham baru yang akan diterbitkan oleh PT AMP. PT Armada Maritim Persada sendiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam bisnis pelabuhan dalam negeri, menjadikan akuisisi ini sebagai bagian dari ekspansi CDIA di sektor infrastruktur pelabuhan.
Pada tanggal 30 Juni 2026, PT Chandra Shipping International telah menandatangani Perjanjian Bersyarat untuk Pengambilbagian Saham bersama dengan dua mitra strategis lainnya, yakni PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PJK) dan PT Armada Maritim Persada. Melalui perjanjian tersebut, PT CSI berkomitmen untuk melakukan investasi dengan cara mengambil alih saham baru yang akan diterbitkan oleh PT AMP sebagai bagian dari perluasan modal perusahaan.
Setelah seluruh proses transaksi selesai dan kondisi-kondisi pendahuluan terpenuhi, PT Chandra Shipping International akan memiliki kepemilikan sebesar 40% di PT Armada Maritim Persada. Investasi ini dirancang untuk mendukung rencana pertumbuhan dan pengembangan usaha PT AMP ke depannya, terutama dalam penguatan posisi mereka di industri pelabuhan domestik.
Manajemen CDIA menilai bahwa investasi strategis ini membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi Grup Chandra Daya Investasi melalui potensi peningkatan nilai investasi jangka panjang. Lebih lanjut, CDIA juga memiliki peluang untuk memperoleh penerimaan dividen dari kepemilikan sahamnya di PT AMP pada masa-masa mendatang, yang akan menjadi sumber pendapatan pasif bagi grup perusahaan.
Perusahaan juga mengklarifikasi bahwa transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi. Hal tersebut disebabkan adanya hubungan afiliasi antara PT Chandra Shipping International dan PT Armada Maritim Persada dari sisi pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner. Pengakuan status transaksi afiliasi ini merupakan bagian dari transparansi informasi yang dilaporkan kepada Bursa Efek Indonesia sesuai regulasi yang berlaku.
Pengumuman transaksi ini memberikan dampak positif terhadap pergerakan harga saham CDIA. Pada penutupan sesi perdagangan hari Jumat, 3 Juli 2026, saham CDIA mengalami penguatan sebesar 0,83% dan ditutup pada level Rp610 per lembar saham. Dengan harga penutupan tersebut, kapitalisasi pasar CDIA mencapai Rp76,15 triliun, menunjukkan kepercayaan pasar terhadap langkah strategis akuisisi ini.
Investasi di sektor maritim dan pelabuhan merupakan bagian dari diversifikasi portfolio bisnis CDIA yang sebelumnya fokus pada berbagai lini usaha. Langkah ini sejalan dengan strategi jangka panjang grup dalam mengembangkan aset-aset strategis di sektor infrastruktur yang memiliki prospek pertumbuhan berkelanjutan. Dengan adanya kepemilikan minoritas signifikan di PT AMP, CDIA dapat berkontribusi dalam pengembangan bisnis pelabuhan yang krusial bagi ekonomi nasional.
Industri pelabuhan domestik terus menunjukkan potensi pertumbuhan mengingat meningkatnya volume perdagangan dan kegiatan logistik di Indonesia. Investasi CDIA di AMP diharapkan dapat memberikan nilai tambah melalui sinergi operasional dan peningkatan efisiensi di sektor transportasi maritim dan logistik pelabuhan.
Artikel ini merupakan rangkuman berita pasar modal Indonesia.
(JW)

