BPA Kejagung Sukses Lelang 967.500 Lembar Saham dalam Kasus Jiwasraya Terpidana Benny Tjokrosaputro

CAPITALNEWS.ID – Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (BPA Kejagung) berhasil melaksanakan lelang saham hasil sitaan dalam perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang melibatkan terpidana Benny Tjokrosaputro.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Dr. Harli Siregar yang menyebutkan lelang tersebut berlangsung, di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta IV, pada Kamis, (20/3/2025).

Menurut Dr. Harli, pelaksanaan lelang dilakukan secara online melalui e-Auction, yang dapat diakses oleh peserta lelang melalui alamat lelang.go.id. Lelang berlangsung tanpa kehadiran fisik peserta dan berakhir pada pukul 14.00 WIB, sesuai dengan waktu server.

“Hasilnya, sebanyak 967.500 lembar saham PT Mandiri Jaya, yang tercatat dalam surat kolektif saham No 0000001SKSPAL tanggal 5 Agustus 2015, berhasil terjual,” ujarnya.

Dr. Harli menambahkan, nilai limit lelang yang ditetapkan semula sebesar Rp 35.356.000.000, mengalami kenaikan sebesar Rp 2.510.000.000, hingga akhirnya terjual dengan harga Rp 37.866.000.000.

Lelang ini dilakukan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 2937K/Pid.Sus/2021 tanggal 24 Agustus 2021, yang menguatkan putusan-putusan sebelumnya dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, terkait tindak pidana yang dilakukan oleh Benny Tjokrosaputro dalam kasus Jiwasraya.

Lebih Dr Harli menjelaskan, Pelaksanaan lelang ini dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122 Tahun 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang, serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 145/PMK.06/2021.

“Semua hasil dari lelang ini akan disetorkan ke kas negara sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Dr. Harli menyampaikan bahwa lelang ini merupakan bagian dari upaya Kejagung dalam memulihkan aset negara yang terkait dengan kasus-kasus korupsi. Langkah ini sejalan dengan komitmen Kejagung untuk menuntaskan berbagai kasus tindak pidana korupsi dan TPPU, serta mengembalikan kerugian negara.

Dengan selesainya lelang saham ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pemulihan aset negara yang terdampak oleh kasus Jiwasraya, serta mengoptimalkan penegakan hukum di Indonesia.

(Dom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button