CAPITALNEWS.ID – Jakarta. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memantul di sesi pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu (1/7/2026). Pada pukul 09:07 WIB, IHSG mencatatkan peningkatan sebesar 52,314 poin atau 0,93%, menutup di level 5.695,508.
Pergerakan positif indeks utama ini didorong oleh penguatan yang meluas di hampir semua sektor. Sektor yang mencatat kenaikan tertinggi adalah IDX Sektor Barang Baku yang melonjak 1,67% pada awal sesi perdagangan pagi.
Penguatan juga terjadi pada sejumlah sektor lainnya, termasuk IDX Sektor Energi, IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer, dan IDX Sektor Infrastruktur yang semuanya mengalami apresiasi positif. Dukungan dari sektor-sektor ini menunjukkan permintaan yang lebih luas terhadap saham-saham di pasar modal Indonesia.
Selanjutnya, penguatan juga tercatat pada IDX Sektor Keuangan, IDX Sektor Teknologi, IDX Sektor Kesehatan, serta IDX Sektor Properti dan Real Estate. Momentum positif ini mengindikasikan bahwa investor mulai kembali menunjukkan kepercayaan terhadap berbagai segmen pasar.
Namun, tidak semua sektor mengalami penguatan. IDX Sektor Transportasi dan Logistik menjadi sektoral dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,22% pada pagi ini. Diikuti juga oleh IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang mencatatkan penurunan.
Deretan Top Gainers LQ45
Di antara saham-saham unggulan yang termasuk dalam indeks likuiditas LQ45, beberapa nama mencatat performa terbaik pada sesi pagi ini. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi top gainer dengan kenaikan mencapai 4,72%. Saham ini menunjukkan momentum positif yang cukup kuat dibandingkan dengan pesaingnya di sektor sejenis.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menempati posisi kedua dengan peningkatan harga 3,89%. Perusahaan yang bergerak di sektor barang baku ini terus menarik perhatian investor seiring dengan prospek bisnis yang lebih cerah di kuartal mendatang. Penguatan kedua saham ini menunjukkan bahwa investor masih optimis terhadap sektor barang baku dan perkebunan.
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyelesaikan daftar top three gainers dengan kenaikan sebesar 3,55%. Saham dari emiten sektor mineral ini juga mencerminkan sentimen positif pasar terhadap sektor komoditas yang terus mengalami pemulihan.
Deretan Top Losers LQ45
Sementara itu, di sisi lain, beberapa saham dari indeks LQ45 mencatat penurunan signifikan pada sesi yang sama. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menjadi top loser dengan penurunan mencapai 4,41%. Saham dari produsen makanan ternak dan makanan siap saji ini mengalami tekanan penjualan yang cukup besar.
PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat penurunan sebesar 2,07%. Distributor alat berat terkemuka ini menghadapi profit taking setelah beberapa sesi perdagangan sebelumnya mencatat kenaikan yang cukup signifikan.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) juga tercatat sebagai top loser dengan penurunan 1,11%. Saham dari anak perusahaan Pertamina yang fokus pada energi terbarukan ini mengalami koreksi harga pada sesi pagi hari ini.
Pergerakan pasar pada sesi pembukaan ini menunjukkan bahwa investor tetap selektif dalam memilih saham untuk ditambahkan ke dalam portofolio mereka. Antara sektor barang baku yang naik cukup signifikan berseberangan dengan sektor konsumen yang lebih tertahan, menciptakan komposisi perdagangan yang seimbang pada awal hari.
Analisis teknis menunjukkan bahwa IHSG masih berada dalam konsolidasi setelah beberapa hari terakhir mengalami tekanan. Penutupan di level 5.695,508 memberikan sinyal bahwa dukungan investor masih cukup kuat untuk mencegah terjadinya pelemahan yang lebih dalam. Apakah momentum positif ini akan terus berlanjut hingga akhir sesi atau terjadi pembalikan arah akan bergantung pada aliran dana investor asing dan sentimen pasar global.
Artikel ini merupakan rangkuman berita pasar modal Indonesia.
(JW)
